Serunya Merhaba Day di Istanbul

Salah satu Post-Departure Service atau layanan pendampingan setelah tiba di Turki dari Merhaba Education Consultant kepada para siswa adalah Pengenalan dan Orientasi Siswa di kota tujuan. Dalam Merhaba Day Batch 1 kali ini, kami mengadakan acara Merhaba Day di Istanbul. Merhaba Day di Istanbul kali ini kita menyusuri Makam Sultan Abdulhamid II sebagai pengingat para siswa bahwa kedatangan kita ke Turki tidak hanya belajar akademik tapi juga belajar tentang sejarah peradaban dan kehidupan. Kami juga mengunjungi masjid Sultanahmet (Blue Mosque), Topkapi Palace dengan warisan benda-benda Rasulullah, Museum Panorama Penaklukkan Konstaninopel 1453, Masjid Muhammad al-Fatih hingga Bosphorus Tour.

Details

Sistem Pendidikan di Turki

Sebagai sedikit gambaran umum tentang sistem pendidikan di Turki, pendidikan di sini dibagi menjadi tiga jenjang pendidikan. Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah dan Pendidikan Tinggi. Dengan bagan di bawah ini kita bisa melihat bersama struktur dan sistem pendidikan di Republik Turki.

Pendidikan Dasar (İlköğretim) atau SD/İlk Okulu di Republik Turki ditempuh dalam kurun waktu 4 (empat) tahun. Kemudian dilanjutkan dengan Pendidikan Menengah (Ortaöğretim) yang terdiri atas SMP (Orta Okulu) selama 4 (empat) tahun dan SMA (Lise) juga selama 4 (empat) tahun.

Sedangkan untuk Pendidikan Tinggi (Yükseköğretim), rekan-rekan semua dapat melihat tabel yang saya ambil dari website Direktorat Pendidikan Tinggi Republik Turki.

Sedangkan untuk detail jenjang dan waktu tempuk pendidikan, Undergraduate Program (S1) biasanya ditempuh dalam waktu 8 (delapan) semester atau 4 (empat) tahun. Kecuali untuk program studi Kedokteran, Kedokteran Hewan, Kedokteran Gigi dan Farmasi yang tentunya sedikit lebih lama waktu tempuh studinya.

Untuk jenjang pendidikan Master (S2) yang ber-thesis biasanya ditempuh dalam waktu 2 (dua) tahun. Untuk jurusan master yang tidak ber-thesis biasanya dapat selesai dalam waktu 1.5 (satu setengah) tahun. Sedangkan untuk Doktora (S3) bisanya dapat ditempuh dalam waktu 4 (empat) tahun.

Details

Kuliah Teologi Islam di Turki

Assalamualaikum warahmatullah. Merhaba. Hari ini saya ingin meluangkan masa dengan membuat sebuah tulisan tentang jurusan Ilahiyat di Turki. Memang, seiring berjalannya waktu, bersamaan dengan semakin membaiknya kondisi Turki dalam berbagai bidang popularitas dan image positif negara ini bertambah besar. Saya sendiri adalah alumni jurusan Ilahiyat di Karadeniz Technical University dua tahun yang lalu. Semoga tulisan ini dapat menjadi salah satu referensi rekan-rekan pelajar yang ingin dan sedang belajar Ilahiyat di Turki.

Sejarah Berdirinya Fakultas Ilahiyat

Setelah Republik Turki berdiri pada tahun 1920 dan mengadopsi ideologi sekulerisme ekstrim, maka institusi pendidikan keagamaan setingkat universitas ditutup, termasuk fakultas-fakultas ilmu agama Islam. Hingga pada tahun 1949 dibuka kembali di Ankara University. Dari sini, fakultas Ilahiyat mulai dibuka diberbagai universitas di Turki. Sekarang, hampir semua universitas di Turki membuka jurusan Ilahiyat. Tentang alasan mengapa di buka kembali, inshaAllah dapat kita bahas di pembahasan yang lebih detail dan serius.

Untuk selengkapnya rekan-rekan dapat membaca ulasan Sdr. Abdurrahman al-Farid mahasiswa Ilahiyat Ankara University yang juga former ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Turki : Jatuh Bangun Fakultas Ilahiyat di Turki

Q: Mengapa dinamakan Ilahiyat?

Untuk rekan-rekan yang memahami bahasa Arab, mungkin ketika melihat nama Faculty of Ilahiyat atau İlahiyat Fakültesi maka yang terbayang adalah jurusan ini adalah jurusan Ushuluddin jika di Indonesia. Tidak salah, tapi sangat jauh dari jawaban yang benar. Nama Ilahiyat di sini diadopsi dari Fakultas Theology dunia Barat yang merupakan sebuah fakultas yang membahas keagamaan (Kristen) secara umum. Mengapa mengadopsi nama Faculty of Theology di kampus Barat dan tidak menggunakan sistem pendidikan keagamaan Al-Azhar misalkan? Pertanyaan yang bagus, namun untuk mengerti jawaban ini rekan-rekan perlu ketenangan dan kepahaman utuh bagaimana dinamika yang terjadi di Turki.

Q: Apa saja jurusan yang ada di Fakultas Ilahiyat?

Untuk program Undergraduate atau S1, Fakultas Ilahiyat memiliki satu jurusan yaitu Ilahiyat. Hingga saat ini. Saya berkata demikian karena saya yakin seiring berkembangnya waktu, sistem atau kurikulum ini akan berubah. Apalagi sudah menjadi rahasia umum apabila Direktorat Jenderal Urusan Agama Islam (Diyanet) memiliki grand project membangun International Islamic University of Turkey di masa depan.

Jadi, untuk Undergraduate atau S1 rekan-rekan akan mempelajari segala hal yang berkaitan dengan ilmu agama Islam, mulai tafsir, hadist, sejarah Islam, sejarah Turki Ustmaniyyah, hukum Islam, psikologi agama, sosiologi agama, tarbiyah, kalam dan sebagainya. Selengkapnya rekan-rekan dapat membaca di halaman resmi universitas masing-masing. Jika rekan-rekan tidak menemukan, berarti ada masalah di diri rekan-rekan semua.

Ini yang membedakan kurikulum atau sistem di Indonesia dan di Turki. Di Indonesia, di program Undergraduated penjurusan sudah dilakukan, seseorang akan belajar 100% Tafsir karena yang bersangkutan diterima di fakultas tafsir. Tapi di Turki untuk saat ini tidak demikian. Rekan-rekan akan belajar tafsir, hadist, kalam dan sebagainya serta tidak ada penjurusan, lebih tepatnya hanya teradapat satu jurusan yaitu jurusan Ilahiyat.

Untuk program Graduated dalam hal ini adalah S2 dan S3, ada beberapa jurusan yang tersedia. Jurusan ini merupakan hasil pengelompokan ilmu-ilmu yang dipelajari dalam kurikulum Undergraduated. Saat ini (ke depannya sangat dimungkinkan mengalami perubahan-red) secara umum program Graduated Ilahiyat membuka tiga jurusan antara lain:

  1. Islam Temel Bilimleri (Ilmu Dasar Islam); Tafsir, Hadist, Kalam, Hukum Islam, Sastra Arab.
  2. Felsefe ve Din Bilimleri (Filsafat dan Ilmu Agama); Filsafat Islam, Sosiologi Agama, Tarbiyah, Sejarah Agama-Agama.
  3. Islam Tarihi ve Sanatlari (Sejarah dan Sastra Islam); Sejarah Islam, Sastra Turki Islam, Sejarah Sastra Turki Islam.

Teradapat beberapa jurusan disamping tiga jurusan di atas, namun saya sangat memohon kepada rekan-rekan semua untuk searching di halaman univesitas masing-masing. Setidaknya ada 80 lebih universitas dan jurusan-jurusan tersebut sangat tidak mungkin kami cantumkan satu per-satu dalam artikel blog maupun postingan di instagram.

Q: Kampus yang Bagus untuk jurusan Ilahiyat?

Jawaban ini tidak dapat dijawab dengan mengeneralisir penanyannya. Jawaban untuk rekan-rekan yang akan melanjutkan pendidikan di Turki dengan jalur mandiri maka mereka bebas untuk mendengar dan memilih universitas sesuka hati. Namun, untuk rekan-rekan yang ingin melanjutkan pendidikan di Turki dengan jalur beasiswa dari YTB (Turkiye Burslari) atau TDV (Turkiye Diyanet Vakfi) maka harus disadari dan dipastikan apakah tahun ini dibuka beasiswa untuk jurusan Ilahiyat atau tidak? Kedua, apa saja universitas yang masuk dalam daftar YTB (Turkiye Burslari) tahun ini.

Jadi, untuk rekan-rekan yang ingin melanjutkan pendidikan di Turki 100% melalui beasiswa YTB atau TDV berhentilah untuk bertanya kepada rekan-rekan pelajar Indonesia di Turki termasuk admin media sosial Perhimpunan Pelajar Indonesia di Turki, “Universitas mana yang bagus untuk jurusan ini.” sebelum list universitas belum dikeluarkan oleh pihak YTB atau TDV. Karena bisa jadi universitas-universitas bahkan jurusan-jurusan yang kita inginkan tidak masuk dalam daftar.

Namun, tidak ada salahnya jika saya memberikan pendapat tentang apa saja universitas yang bagus di bidang Ilahiyat ini:

  • Marmara University, Istanbul; ini adalah universitas favorit saya. Banyak akademisi-akademisi dan cendekiawan Muslim Turki (terutama di bidang Ilmu ‘tradisional’ Islam: hadist, tafsir, dll.) yang muncul dari universitas ini seperti Prof. Dr. Ismail Kara, Prof. Dr. Bekir Topaloglu, Prof. Dr. Faruk Beser dan lainnya.
  • Istanbul University, Istanbul; ini adalah universitas yang meneruskan visi Darulfunun yang didirikan oleh Muhammad al-Fatih penakluk Konstantinopel. Kampus yang pertama dalam sejarah Turki Ustmaniyyah dan Turki modern.
  • 29 Mayis University, Istanbul; ini adalah universitas yang didirikan oleh Yayasan Direktorat Jenderal Keagamaan Islam Republik Turki.
  • Sakarya University, Sakarya; ini adalah salah satu universitas negeri di Turki yang para lektoralnya adalah tokoh-tokoh besar Turki di bidang Ilahiyat.
  • Yalova University, Yalova; ini adalah universitas negeri di Turki yang fokus dalam pengembangan kampus ilahiyat dengan menggunakan bahasa pengantar 100% bahasa Arab.
  • Ankara University, Ankara
  • Erciyes University, Kayseri
  • Ataturk University, Erzurum

Q: Bahasa Pengantar di Ilahiyat?

Dalam tulisan saya yang berjudul Jangan Kuliah di Turki sudah sangat jelas saya paparkan bahwa masyarakat Turki memiliki tingkat penguasaan bahasa Inggris atau bahasa asing yang cukup rendah dibandingkan dengan negara-negara Eropa pada umumnya. Beberapa kampus di Turki seperti Marmara University membuka jurusan Ilahiyat dengan menggunakan 100% bahasa Inggris. Beberapa kampus di Turki seperti Yalova University membuka jurusan Ilahiyat dengan menggunakan bahasa Arab mendekati 100%. Namun, hal tersebut masih sulit ditemukan. Secara umum, bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Turki.

Sebelum mengawali perkuliahan rekan-rekan harus mengikuti ujian kelayakan bahasa Arab untuk mengukur tingkat kemampuan bahasa Arab. Jika tidak lulus, maka rekan-rekan harus mengikuti program persiapan bahasa Arab terlebih dahulu dan di tahun depan rekan-rekan dapat memulai perkuliahan. Kenapa ada ujian bahasa Arab padahal bahasa pengantar yang digunakan adalah bahasa Turki? Karena kitab-kitab yang akan kita bahasa dalam jurusan Ilahiyat ini menggunakan bahasa Arab.

Sumber: https://fatchulwachid.wordpress.com/2018/04/01/kuliah-ilahiyat-di-turki/

Details